Rapat Koordinasi I JQH NU Jawa Tengah Digelar di FAI Unissula, Perkuat Sinergi Pengembangan Tahfiz Al-Qur’an

SEMARANG – Pimpinan Wilayah Jam’iyyatul Qurra’ wal Huffazh Nahdlatul Ulama (JQH NU) Jawa Tengah menggelar Rapat Koordinasi I yang bertempat di Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang, Senin (22/6). Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus wilayah, pengurus cabang, serta para pegiat Al-Qur’an dari berbagai daerah di Jawa Tengah.

Ketua JQH NU Jawa Tengah, Prof. Dr. KH Ali Imron, mengatakan, JQH NU adalah singkatan dari Jam’iyyatul Qurra wal Huffazh Nahdlatul Ulama. JQH NU merupakan salah satu badan otonom (banom) di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU) yang beranggotakan para qari (pelantun/pembaca), hafizh/hafizhah (penghafal Al-Qur’an), serta pecinta Al-Qur’an dari kalangan Nahdliyin.

“JQH NU didirikan pada tahun 1951. Organisasi ini memiliki beberapa tujuan utama yang berlandaskan paham Ahlussunnah wal Jama’ah yaitu Memelihara kesucian Al-Qur’an, Meningkatkan kualitas pendidikan dan dakwah Al-Qur’an dan Menjadi wadah persatuan bagi qari, hafizh, ahli ‘ulumul Qur’an, serta masyarakat yang mencintai kitab suci,” ujar Prof. Dr. KH. Ali Imron, Ketua JQH NU Jawa Tengah.

Rapat Koordinasi I diadakan setelah tim Ahlul Hal wal-Aqdi Menyusun kepengurusan lengkap hasil Konferensi Wilayah (konferwil) JQH NU Jawa Tengah pada 18 April 2026 atau 29 Syawal 1447 H di aula Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah. Dalam Konferwil tersebut menetapkan KH Baduhun Badawi sebagai Rais Majlis Ilmi dan Prof. Dr. KH. Ali Imron sebagai Ketua JQH NU Jawa Tengah periode 2026-2031.

Acara Rapat Koordinasi I berlangsung dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan. Selain penyampaian laporan program, peserta juga berdiskusi mengenai berbagai tantangan serta peluang dalam memperluas syiar Al-Qur’an di tengah masyarakat, khususnya di lingkungan Nahdlatul Ulama.

Agenda rapat adalah pembacaan draft pengurus JQH Wilayah NU Jawa Tengah, Pembagian garis kordinasi ketua terhadap bidang organisasi, mengagendakan rapat khusus Majlis Ilmi dan ketua, mensyiarkan kegiatan MTQ Jateng dengan mengadakan kegiatan simakan akbar. Selain itu Pengurus Wilayah diberi tugas menyiapkan bendera dan umbul-umbul serta PIN, kemudian menyiapkan perencanaan kegiatan pelantikan pengurus JQH NU Wilayah Jawa Tengah, 12 September 2026, sekaligus dirangkai dengan kegiatan sosialisasi simaan akbar.

“Kegiatan akan dilaksanakan di Auditorium Unissula dan konsumsi di tanggung Unissula dengan dibantu oleh iuran dana dari anggota se-Provinsi Jawa Tengah,” lanjut Prof. Dr. KH; Ali Imron.
Melalui Rapat Koordinasi I ini, Prof. Dr. KH. Ali Imron menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan serta memperkuat jaringan organisasi hingga tingkat daerah, sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan kemajuan dakwah Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.

“Acara ini diadakan di kampus Unissula Semarang dengan harapan kieberadaan Fakultas Agama Islam Unissula sebagai tuan rumah diharapkan semakin mempererat kolaborasi antara perguruan tinggi dan organisasi keagamaan dalam mencetak generasi Qur’ani yang berilmu, berakhlak, dan berkontribusi bagi umat,” tegas Prof. Dr. KH. Ali Imron.
Rapat koordinasi I menjadi forum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyusun langkah-langkah pengembangan program JQH NU ke depan.
“Berbagai agenda dibahas, mulai dari penguatan kelembagaan, peningkatan kualitas pembinaan qari, qariah, hafiz, dan hafizah, hingga sinergi program dengan lembaga pendidikan dan pesantren,” ujar Prof. Dr. KH. Ali Imron. (Arina Rohmah)[]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *