Optik Kustin & Lazisnu Hadirkan 100 Cahaya Baru Lewat Kacamata Gratis

SEMARANG, nukotasemarang.com – Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus Anniversary Optik Kustin ke-9, kolaborasi kepedulian kembali hadir untuk masyarakat. Optik Kustin Ngaliyan bersama NU Care-Lazisnu Kota Semarang membagikan 100 kacamata gratis kepada guru ngaji dan warga kurang mampu di outlet beralamat Jl. Prof. Dr. Hamka No. 100, Tambakaji, Minggu (31/8).

Program bertajuk “Untuk Indonesia Melihat Lebih Baik” ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Banyak guru ngaji yang selama ini kesulitan membaca kitab karena gangguan penglihatan akhirnya bisa tersenyum lega.

“Guru ngaji punya peran besar dalam mendidik anak-anak dan masyarakat. Dengan kacamata ini, kami berharap mereka lebih nyaman mengajar dan semakin semangat menebar ilmu,” ujar Andri Kustin, Pemilik Optik Kustin Ngaliyan.

Senada dengan itu, Muhaimin, Ketua NU Care-Lazisnu Kota Semarang menambahkan bahwa program ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara dunia usaha dan lembaga filantropi Islam.

“Kami ingin menghadirkan cahaya baru, bukan hanya secara fisik lewat kacamata, tapi juga semangat baru bagi guru ngaji dan warga yang membutuhkan,” jelasnya.

Para penerima manfaat mengaku sangat terbantu. Salah satu guru ngaji penerima kacamata mengatakan bahwa dirinya sudah lama kesulitan membaca huruf kecil, namun belum mampu membeli kacamata baru.

“Alhamdulillah, sekarang saya bisa membaca Qur’an dan kitab lagi dengan jelas. Terima kasih kepada Optik Kustin dan Lazisnu,” ungkapnya dengan mata berbinar.

Selain pemeriksaan kacamata yang nantinya akan dibagikan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mengingatkan pentingnya kepedulian sosial. Di tengah perayaan kemerdekaan, semangat berbagi diyakini sebagai cara sederhana namun bermakna untuk memperkuat persaudaraan.

Dengan adanya program ini, Optik Kustin dan Lazisnu berharap akan semakin banyak pihak yang tergerak untuk bersinergi menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama mereka yang kerap luput dari perhatian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *